Selasa, 17 November 2015

Analisis kasus Psikologi Industri & Organisasi


KASUS


Bangkrut, PT HM Sampoerna PHK Ribuan Karyawan

Jum'at, 16 Mei 2014 | 14:41 WIB
Bangkrut, PT HM Sampoerna PHK Ribuan Karyawan 
 
Ribuan pekerja Plant Kunir PT HM Sampoerna di Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang keluar dari pintu gerbang usai menerima pengumuman penutupan pabrik Sigaret Kretek Tangan (16/5). Plant Kunir resmi tidak produksi SKT hari ini. TEMPO/David Priyasidharta
TEMPO.CO, Lumajang - Pabrik Sigaret Kretek Tangan HM Sampoerna mengakhiri hubungan kerja lebih dari 2.000 pekerja harian dan borongan tetap di Plant Kunir Lumajang, Jawa Timur, pada 1 Juni 2014 mendatang. Pemutusan hubungan kerja ini dilakukan menyusul berhentinya proses produksi perusahaan ini pada Jumat, 16 Mei 2014.

Berdasarkan pengumuman berupa selebaran yang dibagikan kepada pekerja tertulis, pengakhiran hubungan kerja itu efektif berlaku pada 1 Juni 2014. Selebaran yang mengatasnamakan manajemen PT HM Sampoerna Tbk itu menyebutkan bahwa pekerja tetap mendapatkan upah hingga 31 Mei 2014. Kompensasi pengakhiran hubungan kerja akan diberikan lebih baik dari UU Nomor 13 Tahun 2003 dan akan didiskusikan dengan PUK SPSI Plant Kunir pada 19-23 Mei 2014.

"Kami bersedih. Tapi bagaimana lagi kalau memang terpaksa harus tutup," kata Indah, seorang pekerja asal Lumajang, kepada Tempo. Sebelum bekerja di Plant Kunir, Indah mengaku kerja di perusahaan konveksi di Lumajang. Indah memiliki satu anak yang masih berumur 6 tahun. "Enggak tahu bekerja apalagi," kata Indah.

Kepala Kepolisian Resor Lumajang Ajun Komisaris Besar Singgamata mengatakan para pekerja jangan sampai terprovokasi pihak ketiga. "Jangan terprovokasi yang justru bisa merugikan semua pihak," ujarnya.

Menurut dia, penutupan perusahaan itu karena memang tidak bisa dihindari lagi. "Biar internal perusahaan yang menjelaskan," katanya.


ANALISIS

Dapat dilihat pada kasus diatas yang menyebutkan tentang pemutusan hubungan kerja karena berhentinya proses produksi perusahaan yang mengharuskan 2.000 orang pekerja menjadi gamang karena harus terpaksa kehilangan pekerjaan mereka, bahkan diantaranya sampai tidak tahu harus berbuat apa, harus mencari pekerjaan yang bagaimana lagi karena sudah terbiasa menjadi pekerja pabrik. pekerja-pekerja ini sudah sangat terbiasa sehingga mereka merasa bekerja menjadi pabrik akan selamanya padahal harus ada penanganan untuk hal-hal tidak terduga seperti ini. karena jika 2.000 atau bahkan lebih orang-orang yang bisa hidup dan bekerja serta mendapat penghasilan atau istilahnya telah menggantungkan hidup mereka pada kegiatan di lingkungan pabrik mendapatkan pemutusan hubungan kerja maka mereka akan menganggur dan apa yang kita dapatkan sih dari pengangguran kalau bukan lagi-lagi angka kemiskinan bertambah dan jumlah pengemis meningkat? or worse... akan banyak anak-anak yang tidak makan lagi karena orang tua tak bekerja, karena lapangan kerja berkurang, lapangan kerja minim akan banyak kasus perampokan, penipuan dan lain-lain. jika ingin bijak, menurut saya perusahaan selain memberikan uang pesangon harus memberikan jalan berupa lapangan kerja baru atau setidak-tidaknya memberikan referensi lapangan pekerjaan agar para pekerja tetap akan sejahtera dan segala hal yang tidak diinginkan dapat ditekan seminim mungkin.


sumber : http://bisnis.tempo.co/read/news/2014/05/16/092578157/bangkrut-pt-hm-sampoerna-phk-ribuan-karyawan

Senin, 09 November 2015

Job Description


EDITOR MAJALAH FASHION

seorang editor majalah fashion adalah orang-orang yang bertanggung jawab kepada penulis yang melaporkan tren fashion saat ini dan berita terbaru dari dunia desain.editor ini memastikan bahwa penulis mematuhi pedoman penerbitan dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu untuk memenuhi tenggat waktu. Editor bisa berasal dari mereka yang bergelar sarjana di bidang jurnalisme , bahasa Inggris atau bidang terkait; Namun , editor majalah fashion juga bisa berasal dari mereka yang memiliki latar belakang dalam desain fashion. 



JOB DESCRIPTION

seorang editor majalah fashion bekerja sama dengan penulis, fotografer dan pengiklan untuk memastikan kalau pembaca mendapatkan berita paling up-to-date mengenai tren fashion.Para profesional ini harus mematuhi tenggat waktu yang ketat dan bekerja dengan tekun untuk mempertahankan gaya publikasi , pedoman editorial dan persyaratan penerbitan. 


Seorang editor majalah fashion harus memiliki:
  • kemampuan untuk melihat secara luas ruang cetak untuk teks cerita.
  • kemampuan untuk mengimajinasikan tata letak ilustrasi dan keterangan sesuai dengan parameter ruang dan ketepatan cetak.
  • dapat menjaga integritas publikasi dengan memastikan kualitas karya seni
  • dapat mengatur persyaratan anggaran yang telah ditentukan.


Posisi editor majalah fashion sangat kompetitif dan sangat menantang. Profesional yang bercita-cita untuk bekerja di bidang ini membutuhkan tenaga yang besar dan waktu yang banyak. Dituntut ketelitian, keuletan, kreatifitas dan kesabaran yang luar biasa untuk menjadi seorang editor majalah fashion, karena yang menentukan apakah sebuah majalah fashion itu menarik atau tidak, layak dibeli atau tidak adalah para editor. 

jika sebuah induk majalah fashion memiliki editor yang handal sudah pasti majalah dari perusahaan mereka akan menjadi yang paling banyak di beli, karena editor majalah, terutama dibidang fashion yang menentukan dan mengurus aspek-aspek estetika dari sebuah majalah fashion.



sumber: http://study.com/articles/Job_Description_of_a_Fashion_Magazine_Editor.html 





MODEL 

BALMAIN

JOB DESCRIPTION

Model biasanya melakukan hal berikut:
  • Display pakaian dan barang dagangan di cetak dan iklan online
  • Mempromosikan produk dan jasa di iklan televisi
  • Kenakan pakaian desainer 'untuk fashion show
  • mempromosikan Aksesoris Model, seperti tas, sepatu, dan perhiasan, dan mempromosikan produk kecantikan, termasuk wewangian dan kosmetik
  • Berpose untuk pekerja seni
  • Menciptakan dan mempertahankan portofolio pekerjaan mereka
  • Perjalanan untuk bertemu dan wawancara dengan klien potensial
  • Melakukan penelitian pada produk yang dipromosikan-misalnya, desainer atau jenis kain dari majalah tertentu
sumber : http://www.truity.com/career-profile/model








FASHION DESIGNER


JOB DESCRIPTION
Perancang busana biasanya melakukan hal berikut:
  • mempelajari tren fashion dan mengantisipasi desain yang akan menarik bagi konsume
  • menentukan tema untuk koleksi
  • Desain sketsa pakaian, alas kaki, dan aksesori
  • Menggunakan program desain dibantu komputer (CAD) untuk membuat desain
  • Pilih kain, hiasan, warna, atau gaya untuk setiap pakaian atau aksesori
  • Bekerja dengan desainer lain atau anggota tim untuk membuat desain prototipe
sumber :  http://www.truity.com/career-profile/fashion-designer

Senin, 02 November 2015

PSIKOLOGI MANAJEMEN (sebuah ringkasan pembelajaran)

Ringkasan ini akan saya mulai dari PENGERTIAN PSIKOLOGI MANAJEMEN. Menurut saya, hal paling dasar yang harus dilakukan sebelum mendalami sebuah materi pembelajaran adalah, mengetahui terlebih dahulu tentang maksud dari hal yang akan kita pelajari.

PSIKOLOGI MANAJEMEN adalah ilmu tentang bagaimana mengatur atau me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan dan kaitannya dengan PSIKOLOGI adalah ilmu psikologi mampu mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan dan sebagainya.

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Organisasi (Industri)
Dapat dipandang sbg suatu sistem terbuka
Sistem dilingkupi  oleh suatu batas sistem 
 
Proses timbulnya organisasi kerja/industri àdalah: 
Berdasarkan suatu perencanaan
Mulai dari satu orang 
 
selain itu ada pula penjelasan yang berhubungan dengan organisasi, yaitu:
 Kelompok adalah sejumlah org yg berinteraksi satu dgn yg lainnya, secara psikologikal ada satu sama lain, dan mempersepsikan diri mereka sendiri sbg kelompok.
 KELOMPOK dibagi menjadi dua:
kelompok formal: kelompok yang diberi batasan yang berisi rincian tugas-tugas dan tanggung jawab tertentu
kelompok informal: kelompok tidak diberi batasan oleh struktur organisasi dan terjadi secara spontan.
 
FUNGSI KELOMPOK BAGI ANGGOTANYA
sebagai pemenuhan kebutuhan para anggotanya, sebagai pengembang, penunjang dan pemantap dari identitas diri, sebagai penetap dan penguji kenyataan/ realitas sosial, sebagai mekanisme pemecahan masalah dan pelaksanaan tugas.
 
sementara itu, proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi adalah pengertian dari FUNGSI PERENCANAAN. 
 
 Terdapat KEGIATAN dalam FUNGSI PERENCANAAN, yaitu:  
menetapkan tujuan dan target bisnis.
merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis.
menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan.
menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam mencapai tujuan dan target bisnis.


Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif disebut FUNGSI PENGORGANISASIAN. dan memiliki kegiatan sebagai berikut: 
Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat
 
 
 
Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran disebut FUNGSI PENGARAHAN DAN IMPLEMENTASI. yang berkegiatan sebagai berikut :
Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
 
 

Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakandiorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan disebut FUNGSI PENGAWASAN. yang berkegiatan:
Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis
 
 
KOMUNIKASI proses pengiriman berita dari satu orang kepada orang lainnya.
UNSUR pengirim berita, penerima berita, berita yang dikirim dan media pengiriman.