Minggu, 15 Desember 2013

Manusia dan keindahan



MANUSIA
adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Manusia merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual.

  Keindahan

 Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan.

 
Nilai-Nilai Keindahan  

Nilai estetik
Keindahan dalam nilai estetik dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomi, nilai pendidikan dan sebagainya.

Nilai ekstrinsik
Sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya, yakni nilai yang bersifat sebagai alat.
Contohnya puisi :


Indahmu dari Tuhan  


Manusia, kau ciptaan terindah tuhan

Dipenuhi oleh hiasan-hiasan indah
Matamu…
Tubuhmu…
Wajah dan kepribadianmu…
Tuhan menciptakanmu begitu indah
Lihatlah…
Renungkanlah…
Berhentilah menangis ketika seseorang tak mengerti arti indahmu
Karena tuhanlah yang paling mengerti
Tuhanlah yang paling mencintaimu
Karena kau sungguh indah…
Sebuah keindahan tanpa batas
Keindahan antara kau dan tuhan
      Created by Atika Purnama Dewi



Nilai Intrinsik
Nilai intrinsik adalah sebuah pengertian dari makna sesungguhnya dari sebuah karya seni yang diciptakan oleh manusia.
contohnya: makna puisi “indahmu dari tuhan”. Ialah penggambaran dari keindahan yang dimiliki manusia sebagai ciptaan tuhan, manusia dituntut untuk selalu bersyukur atas apa yang telah tuhan berikan dan belajar mencintai diri sendiri.

   
Hubungan Manusia dan Keindahan  
Manusia tidak dapat dipisahkan dari keindahan karena manusia sendiri adalah ciptaan yang indah dari tuhan. Manusia dapat menuangkan keindahan pada diri sendiri dan objek lain, maksudnya manusia menjaga keindahan pada dirinya seperti melakukan perawatan tubuh dan menuangkan pada objek lain, maksudnya manusia sebagai makhluk yang memiliki keindahan dapat berseni dan menikmati suatu keindahan tertentu, seperti keindahan alam dan lukisan.



Jadi, keindahan memiliki dimensi interaksi yang berhubungan dengan tuhan dengan manusia dan makhluk lain,manusia dengan benda (karya),manusia dengan manusia dan dengan  manusia itu sendiri ".


disusun oleh :


(KELOMPOK 3)
Disusun Oleh :
1.Adithya Rahman  10513213
2.Atika Purnama Dewi     11513481
3.Firdza R Oktavianty   13513504
4.Maisarah Putriyandri Atsani   15513242
5.Mita Sahara  15513516
6.Siti Amelia Hasanah   18513521

 






Jumat, 01 November 2013

pakaian tradisional masyarakat india




Namaste!

Hehehe....itu tadi adalah salamnya orang india yang memiliki makna ‘hormat’ pada orang lain....siapa yang tidak tahu bollywood sih, zaman sekarang ini...bahkan mungkin sudah dari zaman nenek kita, bollywood dan segala kebudayaannya melekat erat...istilahnya, bollywood atau kebudayaan india itu adalah sebuah trend lama yang tetap dikenal sampai sekarang, mulai dari lagu dan nyanyiannya yang indah, tariannya yang luwes dan lentur juga jangan lupakan film-film dramanya yang selalu berhasil mengiris hati. Tapi, dibalik semua kreasi yang saya sebutkan tadi, pasti kita semua juga memperhatikan pakaian tradisional yang kerap kali dikenakan oleh para pemain dalam film bollywood tersebut kan? Untuk sebagian besar penggemar fanatik kebudayaan india, memiliki, memakai dan mempelajari pakaian tradisional negara ini merupakan sebuah kegemaran, karena penduduk asli india pun juga sangat mengaggumi pakaian mereka, sehingga nampak sehari-hari mereka, terutama kaum perempuannya selalu memakai pakaian tradisionalnya. Nah...berikut ini sekilas ulasan tentang pakaian tradisional/adat dari negara india.

1. SARI

Sari adalah salah satu pakaian tradisional india yang mudah dikenali di seluruh dunia, karena desainnya yang indah dan mewah. Tak heran memang, gaun indah yang terdiri dari helaian kain yang tidak dijahit, memiliki variasi beragam dengan panjang kira-kira 4-9 meter yang langsung dililitkan pada tubuh dengan macam-macam gaya. Jenis yang paling umum adalah sari yang dililitkan pada pinggang, dengan salah satu ujungnya di sangkutkan dari bahu dan jatuh ke punggung belakang. Sari, biasanya dipakai menutupi petticoat atau baju bagian dalam dengan blus choli atau ravika. Choli memiliki lengan yang pendek atau kadang-kadang tak ada lengan dan leher yang rendah untuk mengadaptasikan warga asia selatan dengan musim panasnya yang sangat panas. Umumnya, wanita india di gambarkan dengan sari karena itulah yang menjadi lambang khusus dari mereka, sementara itu pakaian modifikasi lainnya seperti salwar kameez dan baju punjabi adalah modifkasi selanjutnya dari sari yang sudah lebih modern sementara sari adalah baju tradisional yang dipakai untuk menikah atau beribadah.

                                                                 

2. Sorban, kurta dan kurta pijama.

.Untuk pakaian tradisional kaum pria, mereka senang dan bangga memakai  sorban bersama kurta dan kurta pijama yang berupa kemeja longgar panjang hingga menutupi bagian lutut yang dibuat dari kain kapas atau lime dan sutera. Kurta, biasanya dipakai bersama celana bahan longgar yang bahannya nyaman, sementara kurta pijama adalah kurta yang dipakai bersama pijama, yaitu kain panjang sebagai selendang. Kurta jenis ini dipakai untuk acar-acara resmi dan pernikahan. Kadang-kadang untuk pesta dan perayaan, laki-laki india suka memadu padankannya dengan dhoti, yaitu kain berbentuk segi-empat yang diikatkan di kepala atau sekitar pinggang bersama kurta. Pria-pria dewasa terutama para petua  asal india percaya, sorban adalah identitas sejatinya, dan semakin besar, tebal dan tinggi sorban yang mereka pakai, maka semakin tinggi pula kedudukan mereka, dimanapun mereka berada, sorban pasti tak akan luput dari kepala para pria india.







( refrensi : http://cikguimah-lamborian.blogspot.com/2012/11/pakaian-tradisional-kaum-india-sari.html)


Selasa, 17 September 2013

kekerasan....perlukah ?

sebagai manusia yang sehat dan normal, tentunya kita pernah berperilaku kasar dengan alasan tertentu, baik itu masuk akal atau tidak. 

tapi....kekerasan....perlukah hal itu ? 


berikut adalah beberapa contoh bentuk kekerasan umum yang sedang marak, khususnya dilingkungan remaja : 

  1. Bullying
  2. Cyber-bullying
  3. Kekerasan dalam pacaran
  4. Kekerasan Seksual

Berikut ini penjelasan sekilas dari masing-masing jenis kekerasan itu… Semoga bermanfaat…

1.Bullying
Andrew Mellor dari Antibullying Network, University of Edinburgh mendefinisikan bullying sebagai berikut: ”Bullying terjadi ketika seseorang merasa teraniaya oleh tindakan orang lain berupa verbal, fisik dan mental dan ia takut bila perilaku buruk tersebut akan terjadi lagi serta merasa tak berdaya mencegahnya”

Bentuk-bentuk bullying:
  • Bullying verbal:  mengejek, menghina, mengolok-olok, menakuti lewat telepon, ancaman kekerasan, pemerasan, mencela, gosip, menyebarkan rumor, penghinaan ras, mengancam lewat alat komunikasi elektronik, pesan-pesan tanpa pengirim, dan lain-lain.
  • Bullying fisik: menonjok, menampar, memukul, mendorong atau melakukan sesuatu yang menyebabkan terjatuh, mencekik, menendang, meninju, menggigit, mencubit, mencakar, meludahi, mencengkeram dan memutar lengan atau kaki, merusak pakaian atau properti pribadi, gerakan-gerakan mengancam, membuat perkelahian, menodongkan senjata, mencuri, dan lain-lain.
  • Bullying psikologis: mengucilkan, mengisolir, menjauhkan, mendiamkan, memfitnah, memandang dengan hina, dan lain-lain.
 2.Cyber bullying
terjadi ketika seseorang merasa teraniaya oleh tindakan orang lain berupa verbal, fisik dan mental dan ia takut bila perilaku buruk tersebut akan terjadi lagi serta merasa tak berdaya mencegahnya dan terjadi di dunia maya

ImageBentuknya lebih mengarah kepada data yang bisa disebarluaskan melalui dunia maya, baik itu foto, video, teks maupun rekaman suara.
Beberapa contoh kasus cyber bullying di Indonesia:
Secara sederhana, contoh yang bisa kita amati sekarang adalah terjadinya hujatan bertubi-tubi kepada Afriliyani, yang menabrak sembilan orang pejalan kaki (terlepas dari statusnya yang memang bersalah pada kasus itu). Cyber bullying yang dia alami adalah dihujatnya namanya, hingga muncul petisi hukuman mati untuknya, yang membuatnya tidak berdaya untuk melawan, bahkan untuk mempertahankan diri. Efeknya: keluarganya bahkan takut untuk keluar rumah dan sudah seminggu tidak bekerja maupun bersekolah.

Efek cyber bullying bisa lebih parah dari bullying fisik karena sifat informasinya yang mudah tersebar dan cenderung membentuk opini masyarakat luas yang memberikan tekanan secara sosial

3.Kekerasan dalam Pacaran
Segala bentuk kekerasan, perilaku mengontrol, dan agresif yang terjadi dalam hubungan pacaran. kekerasan yang terjadi bisa berupa kekerasan verbal, emosi, fisik, dan/atau seksual

Perilaku yang bisa digolongkan sebagai kekerasan beragam bentuknya mulai dari tidak memperbolehkan pasangan bergaul dengan orang lain; memaki; cemburu buta; mengancam jika Imagepasangan tidak mau menuruti keinginan pasangannya; memukul; sampai memaksa meraba, mencium dan melakukan hubungan seksual

Faktanya, Masih banyak remaja yang menganggap wajar perilaku pasangan yang mengendalikan dirinya, mulai dari melarang bertemu teman hingga menentukan apa yang harus dikenakan. Remaja cenderung menerima dikendalikan oleh pasangan di ranah privat, meskipun mereka menganggapnya sebagai kekerasan bila dilakukan di ranah publik.

Di Indonesia sendiri, angkanya cukup tinggi dan tidak lagi bisa dianggap sebagai hal yang ‘wajar’. Komisi Nasional Perempuan mencatat, pada 2010 ada 1.299 korban kekerasan dalam relasi pacaran.(Komisioner Komnas Perempuan, Sri Nurherwati,http://metro.vivanews.com/news/read/258656-kekerasan-dalam-relasi-pacaran-masih-tinggi)


4.Kekerasan Seksual
Setiap tindakan baik berupa ucapan ataupun perbuatan yang dilakukan seseorang untuk menguasai atau memanipulasi orang lain serta membuatnya terlibat dalam aktifitas seksual yang tidak dikehendaki.

Tindakan yang termasuk pelecehan seksual antara lain meraba, menyentuh organ seksual, mencium secara paksa, merangkul, serta perbuatan lain yang menimbulkan rasa muak/jijik, terteror, terhina, dan merasa dikendalikan) mungkin ditambahkan pandangan atau bahkan kata-kata yang melecehkan.
Image
Belakangan ini, angka kekerasan seksual di Indonesia makin marak terjadi, bahkan di tempat umum, dan menimpa remaja, yakni kasus pemerkosaan di kendaraan umum. Faktanya pun mencengangkan. Terdapat 40 kasus pemerkosaan pada periode Januari hingga September 2011. Dari 40 kasus tersebut, tiga kasus pemerkosaan terjadi di dalam angkutan kota (Angkot).(Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya,http://www.suarapembaruan.com/home/lpsk-banyak-korban-perkosaan-tak-tahu-hak-haknya/11553






selain sangat merugikan, kekerasan dalam bentuk apapun dapat mempengaruhi mental pelaku atau korban....dan akan berdampak negatif pada psikologis masing-masing.

so ! stop kekerasan !!! lets we live happily ever after together :)