Kamis, 29 Mei 2014

Hubungan EKOLOGI Dengan Ilmu Lainnya


Atika Purnama Dewi
1PA09
11513481


          Setiap Ilmu yang ada di dunia ini, yang manusia dapat temukan dan pelajari, pasti memiliki keterkaitan satu sama lainnya. Dalam konteks kali ini, akan dibahas mengenai salah satu ilmu yang manusia telah pelajari dalam jangka waktu yang tidak pendek. Yaitu EKOLOGI. Apa itu EKOLOGI? Dan hubungan apa yang saling terkait dengan ilmu-ilmu lainnya? Berikut pembahasannya.
            EKOLOGI.Ilmu yangmempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kataYunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834- 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotikdan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologimempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botaniyang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.

A.   Ilmu-Ilmu yang terkait dengan EKOLOGI.

1.      Hubungan dengan ilmu fisika : membahas perubahan suhu, daya serap tanah karena pengaruh sinar matahari, proses dan pengaruh hujan terhadap kehidupan.
2.    Ilmu Bumi dan Antariksa juga berperan karena ekologi berkaitan dengan berbagai proses yang dipengaruhi peristiwa-peristiwa siang dan malam, musim kemarau dan musim hujan, gravitasi, endapan aluvial, vulkanik, erosi dan lain-lain.
3.    Ilmu Kimia berperan karena dalam ekologi proses kimia seperti dalam unsur-unsur C, N, CO yang  merupakan bagian penting dalam beberapa reaksi kimia.
4.    Ekologi dan ilmu ekonomi. Ekonomi juga berasal dari kata “oikos” dan “nomics” yang berarti manajemen. Jadi ekonomi adalah manajemen tempat hidup atau manajemen lingkungan. Sebagai sumber energy bagi ekologi adalah sinar matahari, Sedangkan sumber “energy” bagi ekonomi adalah uang. Sebenarnya ekonomi dengan ekologi mempunyai hubungan yang sesuai akan tetapi banyak orang menganggap bahwa ekonomi dengan ekologi merupakan dua hal yang bertentangan. Oleh karena itu, ahli ekonomi perlu mempelajari ekologi, sehingga didalam mendapatkan keuntungan maksimal juga memperoleh kualitas lingkunagn yang maksimum.
5.    Ekologi dan Ilmu Sosial Budaya. Ilmu sosial budaya sangat penting bila komponen manusia dimasukkan dalam cakupan ekosistem, atau bila kita mempelajari peran ekosistem dalam kehidupan manusia. Lingkungan sosial budaya dan ekonomi sangatlah penting bagi kesinambungan pembangunan berkelanjutan. Sebab pembangunan dilakukan oleh dan untuk manusia yang hidup di dalam kondisi sosial-budaya dan ekonomi tertentu. Dalam pembangunan faktor ekonomi mendapat perhatian yang seperlunya, karena semua orang sadar bahwa pembangunan tak akan dapat berkelanjutan, apabila ekonomi tidak mendukungnya. Akan tetapi faktor sosial-budaya sering diabaikan. Namun sejarah menunjukkan, faktor sosial-budaya telah menyebabkan tak berkelanjutannya pembangunan dibanyak negara. Misalnya, pembangunan oleh Shah Iran tidak berkelanjutan, karena faktor sosial budaya tidak dapat mendukungnya.
6.    Ekologi, Ekosistem dan Ekosfer. Pengertian yang lebih luas, ekologi adalah ilmu yang mempelajari biosfer dan komponen-komponennya. Biosfer adalah lapisan semu yang membalut bumi yang mencakup bagian bumi yang disebut hidrosfer (perairan), litosfer (daratan), dan atmosfer (udara). Seperti diketahui, lingkungan fisik biasa disebut lingkungan abiotik dan organisme lain yang berhubungan langsung maupun tak langsung disebut lingkungan biotik. Jadi, lingkungan abiotik mencakup segala sesuatu yang tak hidup dalam lingkungan organisme, seperti tanah, air, cahaya matahari, cuaca dan sebagainya. sedangkan lingkungan biotik adalah segala makhluk hidup di sekitar dan di dalam tubuh organisme. Istilah lain adalah populasi. Populasi adalah kumpulan atau sekelompok individu-individu sejenis (yang spesiesnya sama) dengan habitat yang sama.  Komunitas juga berinteraksi dengan lingkungan fisiknya sehingga terbentuk sebuah sistem yang khas, dan inilah yang disebut dengan ekosistem. Jadi, sebuah ekosistem bukan hanya mempelajari interaksi organisme dengan lingkungan biotiknya dalam sebuah komunitas, tetapi juga hubungan timbal balik dengan lingkungan abiotiknya seperti suhu, cahaya, dan faktor-faktor tanah yang berpengaruh terhadap keberadaan organisme. Istilah lain adalah ekosfer. Istilah ini meliputi biosfer dan interaksinya dengan atmosfer, hidrosfer dan litosfer.
7.    Ilmu Psikologi, Ekologi mempunyai hubungan dengan ilmu psikologi terutma psikologi lingkungan. Psikologi lingkungan adalah ilmu kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia bedasarkan pengaruh lingkungannya, baik lingkungan sosial, dan lingkungan alam. Jadi, hubungan antara ilmu ekologi dengan ilmu psikologi lingkungan sudah cukup jelas, yaitu dimana psikologi lingkungan mempelajari perilaku manusia berdasrkan lingkungannya. Sebagai contoh ketika terjadi banjir yang merusak ekosistem tentu saja ada perubahan perilaku manusia atau yang menjadi korban, bisa saja terjadi trauma akibat banjir yang terjadi.

Refrensi :



Dampak Perkembangan IPTEK Terhadap Kehidupan Manusia


Atika Purnama Dewi
1PA09
11513481



            IPTEK. Jika mendengar kata tersebut apa yang muncul di otak kita? Komputer? Handphone? Atau alat elektronik? Yang manapun bisa dikaitkan kepada IPTEK. Tapi apa defenisi sebenarnya dari IPTEK? Berikut adalah penjelasannya.
            IPTEK atau Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memiliki penjabaran pengertian sebagai berikut:
Ilmu adalah suatu pemahaman tentang suatu pengetahuan, yang memiliki fungsi untuk mencari, menyelidiki, dan menyelesaikan suatu hipotesis. Ilmu juga merupakan suatu pengetahuan yang teleh teruji kebenarannya. misalnya, pengetauan tentang sikap dan prilaku manusia sebagai mahluk sosial, kemudian pengetahuan itu di selidiki oleh para ahli menggunakan metode-metode tertentu, dan ternyata pengetahuan tersebut memang benar bahwa manusai itu mahluk sosial, maka dari itu pengetahuan tersebut dikatakan sebagai ilmu yaitu ilmu sosial.
Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui atau disadari seseorang yang didapat dari pengalamannya. pengetahuan tidak bisa dikatakan sebagai sebuah ilmu karena kebenarannya belum teruji. Pengetahuan muncur dikarenakan seseorang menemukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilihatnya.
Teknologi merupakan suatu penemuan melalui proses metode ilmiah untuk mencapai tujuan yang maksimal. teknologi juga dapat diartikan sebagai sarana manusia untuk menyediakan kebutuhan.
Dengan demikian, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah suatu ilmu yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia.
Seperti yang kita tahu, IPTEK sudah sangat memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan manusia, dilihat dari defenisinya yang merupakan ilmu yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia, sudah sangat jelas fungsi dan tujuan ilmu tersebut. Tapi, apakah IPTEK sendiri memiliki dampak pada kehidupan manusia? Baik itu dampak negatif ataupun positif, apakah IPTEK sudah sedemikian dalamnnya masuk dan mengubah kehidupan manusia? Berikut penjabarannya.
Jika melihat dari ilmu yang berada disekitarnya, Teknologi sudah jelas adalah topik utama. Teknologi saat ini salah satu contohnya adalah handphone. Hampir seluruh manusia yang ada di dunia ini menggunakan handphone. Bahkan tidak hanya orang dewasa yang memilikinya, anak kecil di bawah umur 12 tahun saja sudah mengenal adanya teknologi tersebut. Sebenarnya sangat tidak dianjurkan untuk memberikan handphone kepada anak di bawah umur, hal ini bisa menyebabkan mereka jadi tidak mengenal dunia luar. Ini memiliki pengaruh yang tidak baik terhadap keadaan psikis maupun fisik mereka. Pengaruhnya terhadap psikis mereka adalah adanya ketergantungan antara dirinya dengan alat tersebut yang menyebabkan mereka akan cenderung berteman dengan gadget atau handphone daripada memiliki teman nyata di dunia nyata. Hal ini sudah banyak sekali menyebabkan kasus-kasus moral yang membuat kita menggelengkan kepala tanda heran.            
Selain handphone, perkembangan IPTEK yang lainnya adalah internet. Internet memiliki dampak yang positif dan negatif dalam kehidupan sehari-hari kita. Sebenarnya dampak internet itu berada dalam diri kita sendiri, apabila kita menggunakan internet dengan benar seperti mencari informasi tentang pengetahuan atau mencari sesuatu hal yang kita tidak tahu dan itu menambah pengetahuan kita, internet tersebut akan berdampak positif terhadap diri kita. Namun, apabila kita menggunakan internet untuk mencari-cari hal yang melanggar norma yang ada di lingkungan kita seperti melihat video porno, atau membaca cerita-cerita porno maka internet tersebut memiliki dampak yang negatif kepada diri kita.
     Internet juga bisa merubah sikap seseorang, seperti contoh apabila ada anak yang pendiam dan dia selalu bermain dengan internet. Dan dia menggunakan internet tersebut untuk menonton video-video yang melanggar asusila, seperti pertengkaran atau tawuran antar pelajar. Ia akan  memiliki rasa penasaran dan ingin mencobanya, sehingga dia akan cenderung menirukan perilaku seperti itu. Yaitu, pada saat di dunia nyata walaupun dia cenderung pendiam, namun apabila ada sesuatu hal yang tidak dia sukai, dia akan menggunakan emosinya untuk menghilangkan sesuatu itu dari pandangannya. Oleh karena itu, agar kita tidak terlalu terpengaruh akan dampak iptek yang ada di dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus bisa untuk memanfaatkan teknologi-teknologi tersebut ke dalam hal yang positif. Agar kita tidak terjerumus ke dalam hal yang negatif.


Refrensi

     


Selasa, 06 Mei 2014

Aplikasi kreatifitas dan bakat anak dalam kehidupan sehari-hari


KASUS

Ibu dan Anak Membuat Tiruan Dari Tas Chanel Berharga RP 32 juta Hanya Dengan Rp 100 ribu

Vemale.com - Gadis cilik berusia 5 tahun dan ibunya Alice Smellie tertarik dengan desain salah satu tas bermerk Chanel yang berharga sekitar Rp 32 juta. Namun, bukannya membelinya, ibu dan anak itu malah memiliki ide untuk membuatnya sendiri. Pertama-tama, sang ibu, Alice, membeli tas kain secara online seharga sekitar Rp 100 ribu. Kemudian, ibu yang kreatif ini mulai berpikir desain tas Chanel itu sangat mudah bahkan dapat dibuat oleh gadis berusia 5 tahun. Dia pun memikirkan cara untuk membuat tas miliknya mirip dengan tas Chanel yang mahal itu. Dilansir dailymail.co.uk, Alice membuat logo Chanel dengan sejenis kertas yang akan menempel pada kain saat disetrika. Dia menggunakan mangkuk sereal dan mug sebagai cetakannya untuk membuat huruf 'C'. Kemudian dia dan putrinya membuat warna yang mirip dengan tas yang asli menggunakan cat spray dengan warna coklat, merah, dan hijau. Alice dan Lara membuat tulisan ‘31 Rue Cambon’ dengan peralatan anak-anak milik Lara. Mereka juga membuat gantungannya dengan menggunakan bahan-bahan kerajinan yang dia beli dari toko kerajinan tangan. Alice, Lara, dan ayah Lara sangat puas dengan hasil yang mereka dapatkan. Dengan kreativitas mereka, mereka tidak perlu membeli tas Chanel berharga puluhan juta itu. Ladies, Anda juga sebenarnya bisa berhemat banyak uang dengan menggunakan kreativitas Anda. Anda bahkan dapat mendesain sendiri tas impian Anda tanpa harus mencontek desain merk-merk terkenal.





Analisis kasus :
        Kasus diatas sungguh sangat menginspirasi kita bukan? Ibu dan anak yang saling bekerja sama untuk menciptakan sebuah karya yang sangat cantik tanpa merogoh kocek yang tinggi. Hal ini dapat memberikan begitu banyak dampak positif, khususnya bagi anak. Anak akan belajar mengenai penghargaan terhadap sesuatu hal, dalam kasus yang terpapar, ibu dan anak saling membantu membuat replika tas yang harganya sangat mahal tersebut, peran ibu yang memberikan dorongan pada anak untuk ikut berpartisipasi dalam pembuatan karya ini akan membuat anak merasa apa yang ia buat tersebut amat sangat berkesan, dan jerih payah yang diberikan anak pada pengerjaan karya, membuat ia akan belajar betapa pentingnya sesuatu itu sehingga ia tak akan dengan mudah menyia-nyiakannya, sebaliknya, ia akan sepenuh hati menjaga dan menggunakan karya hasil ciptannya itu. Anak akan diajarkan untuk lebih berhemat dan menekan keinginan yang berlebih, dengan adanya metode pengaplikasian bakat ini, anak akan cenderung berpikir dua kali saat melihat barang-barang yang harganya sangat mahal, ia akan memunculkan pikiran “mengapa harus beli jika aku bisa membuatnya sendiri?” dengan begitu pola pikir anak akan mengembangkan ide-ide baru yang merupakan ekspresi dari luapan kreatifitas yang telah dibina dengan baik sejak dini, mungkin dampak negatif yang akan timbul, anak akan cenderung mengikuti atau menjiplak karya orang lain, maka dari itu, dibutuhkan peran khusus orang tua dalam pembimbingan kecerdasan bakat ini. Anak dengan bebas dan mudahnya akan menunjukkan bakat dan kreatifitasnya secara terang-terangan, hal itu membutuhkan stimulus dan tugas orang tua untuk membantu hal itu terus berkembang, dengan pembimbingan yang tepat anak akan merasakan hal yang luar biasa menyenangkan dari kreatifitas yang dapat tersalur dengan baik dan bebas, mereka akan dapat membayangkan hal-hal yang lebih besar dan maju karena pintu kreatifitas telah terbuka lebar.

(refrensi : http://www.vemale.com/fashion/pernik/54792-ibu-dan-anak-membuat-tiruan-dari-tas-chanel-berharga-rp-32-juta-hanya-dengan-rp-100-ribu.html )